biologi-donbosco3 - SISTEM EKSKRESI
Friday, 2016-12-09, 8:44 AMWelcome Guest | RSS
My site
Site menu
Login form

SISTEM EKSKRESI


Konsep yang mendasar dari materi ini adalah, bahwa hasil metabolisme menghasilkan zat-zat sisa yang sudah tidak digunakan lagi sehingga harus dikeluarkan dari dalam tubuh agar tidak menggangu proses fisiologis tubuh.

Zat sisa yang dihasilkan dari metabolisme antara lain ion hidrogen dan urea (sisa perombakan asam amino yang berlebih).

Sistem eksresi pada manusia melibatkan 5 organ, yaitu melalui ginjal, anus, kulit, paru-paru dan hati. Pada sistem pengeluaran cairan yang yang melibatkan ginjal terjadi beberapa 3 proses penting yaitu proses Filtrasi yang terjadi di glumerolus,reabsorpsi di proximal dan legkung henle, dan augmentasi di distal.

pertama kita pelajari tentang anatomi dan fisiologi ginjal.

Perhatikan gambar skematis ginjal berikut ini:

bagian ginjal terdiri dari korteks dan medula. Secara anatomi korteks adalah bagian yang mengandung badan malphigi sedangkan medula ditandai dengan adanya lengkung henle.

gambar di atas ingin menunjukkan zat-zat apa saja yang akan diabsorpsi dan ditambahkan di sepanjang pembuluh nefron(nefron : kesatuan fungsional dan struktur terkecil ginjal). Konsep yang  perlu bahwa penyerapan air untuk kedua kalinya/reabsorpsi terjadi di seluruh pembuluh renalis silahkan anda cermati gambar baik-baik bahwa penyerapan air terjadi di sepanjang pembuluh nefron dan reabsorpsi terbesar terjadi di proximal.

Jika kita perhatikan penyerapan yang terjadi di:

  1. proximal adalah NaCl, glukosa secara aktif juga air, dan ion K (untuk memenuhi mekanisme pompa proton Na-K) secara pasif (osmosis)
  2. henle adalah air dan NaCl
  3. distal adalah air, ion Na+ (untuk memenuhi mekanisme pompa proton Na-K) dan HCO3- (larutan peyangga keasaman darah)

Sedangkan yang dibuang pada pembuluh:

  1. proximal adalah ion H dan amonia sisa yang besifat racun
  2. henle tidak terjadi pembuangan
  3. distal adalah ion H dan ion K yang berlebihan.

hal yang menarik di sini adalah penyerapan kalium Na terjadi di proximal dan ketika berlebih di buang melalui distal. kejadian ini berkaitan dengan konsep fungsi ginjal dalam kaitannya dengan mekanisme homeostatis.

Konsep selanjutnya adalah ginjal dalam kaitannya dengan homeostatis, ginjal berperan dalam mengatur jumlah air yang akan dikeluarkan dari tubuh berkaitan dengan hormon ADH yang mempengaruhi banyak sedikitnya air yang diserap kembali oleh tubuh. Jika tubuh kekurangan faktor air karena kekurangan air minum atau aktivitas yang berat maka hormon ADH akan dikluarkan dan mengakibatkan permeabilitas membran meningkat sehingga air akan banyak diserap kembali oleh tubuh.

Search
Entries archive